TRIBUNNEWS.COM – Baru-baru ini, ada banyak diskusi di media sosial, bocah berusia dua belas tahun ini memiliki akronim RL di Sulawesi Selatan. Penjual RL Jalangkote adalah korban pelecehan atau intimidasi oleh beberapa anak muda. Ini telah dipublikasikan secara luas di media sosial.

Dalam video yang diputar, RL tampaknya dipukuli hingga dia terbanting di daerah Punk. … Ini juga segera menimbulkan kritik dari publik. -Sampai akhirnya polisi turun tangan untuk memastikan pria muda yang terlibat dalam kasus pelecehan.

Dikutip oleh Kompas.com, kegiatan sehari-hari RL tidak lebih dari menjual jajanan Jalangkote, jajanan khas Sulawesi.

Dia sering dilecehkan oleh sekelompok anak muda dan anak-anak di jalan. Ketika dikonfirmasi pada Senin (18/5/2020), ini dikirim langsung oleh Aiptu Agus Salim, kepala hubungan masyarakat di Kepolisian Kabupaten Pangkep. – Halaman berikutnya >>