TRIBUNNEWS.COM-Miseno berteriak memanggil ayahnya ke sawah yang tidak akan pernah kembali.

Ayahnya tidak bergerak ketika dia ditahan. Pada Jumat sore (6/3/2020), warga Kabupaten Blitar tewas di pinggir sawah.

Setelah ditemukan, tubuhnya bersandar di sawah. Kepala Kepolisian Iptu Tri Wahyudin Gandusari mengatakan: “Alasannya tidak diketahui, tetapi anak itu mengatakan bahwa korban memiliki penyakit jantung dan penyakit hati.” – Menurutnya, ini adalah pertama kalinya putranya sendiri Miseno (40 tahun) mengetahui kejadian itu. -Pada waktu itu, putranya dengan sengaja mengikuti ayahnya di ladang, karena sampai jam 12 siang: jam 30 malam, belum kembali.

Baca: Kakek Pedicab pingsan tiba-tiba setelah penumpang lewat, dieed dan jatuh mati

Baca: Mafia kasus terpidana mati di tanah almarhum, keluarga yang kecewa La penahanan yang ditangguhkan penangguhannya ditangguhkan penerimaan

Perpisahan, Korban pergi ke ladang dan menunggu nasi agar saya tidak memakannya. Dia berkata: “Biasanya, jika dia belum makan sarapan, dia punya waktu untuk pulang jam 9:00 di Bank Dunia.”

Karena korban belum kembali sampai jam 12:00, dia telah melahirkan dan Ikuti dia ke sawah.