Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Kremlin 061 Surya Kencana (061 / SK) menyediakan 1.573 warga aliran puing sementara di wilayah Sukajaya, Kabupaten Bogor Pengungsi (resident). -Brigadir Jenderal Agus Subiyanto Danrem 061 / SK mengatakan bahwa ia berhasil menyelesaikan pembangunan 1.573 tempat penampungan dalam waktu dua bulan. –Ini disampaikan oleh Agus dalam pidatonya di Upacara Penggunaan Sementara. Pada hari Senin (6/7/2020), Kabupaten Bogor dari Boka, Kabupaten Sukajaya menyediakan tempat penampungan (Huntara) dan menyerahkan jaminan hidup dan bantuan beras kepada Kementerian Sosial. Jokowi sedang bersiap untuk menanam pohon dari Jengkol, Durian dan Petai di tanah longsor di mana Sukajaya Bogor terjadi – “Alhamdulillah” Kali ini, kami dapat menyelesaikan pekerjaan dekomposisi di kabupaten Sukajaya dan Ciguedg. Dari 1.573 u dalam dua bulan, kata Niggs. Katanya Korem 061 / SK, Senin (7/7/2020).

Dalam hal ini, Argus berharap bahwa tempat penampungan akan bermanfaat bagi penduduk yang terkena dampak.

“Saya berharap itu akan membawa manfaat dan memberikan solusi bagi warga yang telah menderita bencana besar dan bencana. Argus mengatakan:” Beberapa waktu lalu dia kehilangan tempat tinggalnya di Bogor.

Membaca: Saat menanam rumput wangi dengan penduduk Sugajaia, sepatu Chokovy dipenuhi lumpur

Agus menyerahkan tempat berteduh ke Bogor Ade Yasin kepada Bupati. Batu nisannya diukir dengan Sukajaya Tulisan di situs konstruksi tempat penampungan.

Kali ini, Menteri Sosial Juliari Batubara berterima kasih dan berterima kasih kepada Korem 061 / SK atas kerja keras dan kerja keras mereka dalam mewujudkan pengembangan Huntara di Bogor. Menteri Sosial Juliari P Coal, Bupati Bogor Ade Yasin, Danland Direktur Perlindungan Pribadi dan Keamanan ATS, Kepala Kepolisian Resor Bogor, Dan Dim 0621 / Kabupaten Bogor, Danirov 315 / Grd, Kamet ยท Sujajaya, Kardes Seck menghadiri acara tersebut. Elemen Muspida dan Muspika di Kabupaten Sukajaya dan Kabupaten Bogor.