Medan TRIBUNNEWS.COM – Polisi di daerah Medan terus menyelidiki mayat X, yang diduga dibunuh di Sungai Denai di Jalan Menteng, Jalan Binjai, Medan Denai. Penemuan jenazah seorang pria tak dikenal (Bpk. X) pada Sabtu (14/3/2020) siang menggangu orang yang tinggal di Jalan Menteng, pinggiran Sungai Denai. Kondisi cedera saat leher terbelah. Tangannya diikat ke belakang.

Korban mengenakan celana jins dan tanpa pakaian.

Membaca: Saran 5 Rumah liburan akhir pekan Ala Rumah Sasak di Lombok

Membaca: Mencegah penyebaran virus Corona melalui penjelasan sosial yang jauh dan dapat dimengerti

Membaca: Menteri PPN Suha Syarat Suharso Monoarfa adalah bahwa ia tidak dapat mengasingkan diri di rumah – penemuan mayat yang diduga menjadi korban pembunuhan adalah yang pertama kali ditemukan oleh seorang mantan penduduk, dan kemudian wajib Laporan pesta.

Ketika mayat itu ditemukan, beberapa petugas polisi dan tim orang Inafis di Polrestabes, Medan bergegas ke tempat kejadian dan mengidentifikasi mayat korban. Karena penemuan jenazah X, jenazah akan dibunuh mulai hari Sabtu (14 Maret 2020) hingga hari ini hari Minggu (15/3/2020). Polisi belum menemukan keluarga korban. -Namun, pejabat itu mengimbau kepada masyarakat.Percaya percaya bahwa mereka telah kehilangan keluarga dengan karakteristik berikut: orang-orang pendek dan gemuk, yang menandai bahwa mereka tidak robek dan disamak untuk mengutuk pihak berwenang.

Karena sampai sekarang, identitas korban masih menjadi misteri. –Kepala Polisi dan Komisaris Distrik Medan Faidir Chaniago mengatakan bahwa beberapa orang mengenal korban atau keluarganya. Hilang, kami menemukannya di Denais tadi malam.

“Tolong bantu menemukan korban. Sejauh ini, belum ada yang mengeluh”, -dia mengatakan dalam sekelompok wartawan, Minggu (15/3/2020) .

(Muhammad Fadli Taradifa) – –Artikel ini disiarkan di tribun-medan.com dengan judul “Korban Pembunuhan Tersangka”, polisi masih menyelidiki identitas orang mati di Sungai Denai