Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG-Stasiun Tangguh Semeru dan Tangguh Gayatri Semeru Terminal Reporter Tulungagung dibuka di Forum Koordinasi Kepemimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (06/10) /2020).

Upacara peresmian stasiun dan dermaga sesuai dengan perjanjian kesehatan terkait dengan keinginan Kabupaten Tulonggon untuk mengadopsi kebiasaan baru atau era normal baru dalam epidemi baru atau pandemi Covid-19. -Seberapa jauh mempersiapkan di tempat kejadian. “Persiapan yang akan dilakukan di terminal dan stasiun telah selesai,” kata Bupati Raja Tulungagung Maryoto Birowo dalam pidatonya, Kamis (6/11/2020).

Baca: Kasus baru Covid meningkat ke-19, praktisi kesehatan menyarankan agar saya tidak menggunakannya terlebih dahulu

Baca: Dengan menggunakan metode ini, sebuah keluarga di Kota Malang disembuhkan dari Korona- — Untuk mencapai era normal baru ini, Maryoto berharap agar penumpang dapat menjaga kesehatannya dengan baik, menurutnya, penumpang harus mengenakan masker, menggunakan senapan panas untuk menjaga jarak dan mengontrol suhu tubuh. “Tujuannya untuk menjaga kesehatan penumpang. Jika suhu tubuh penumpang lebih tinggi dari 37,5 derajat, kami akan segera melakukan inspeksi di lokasi inspeksi. Di terminal, katanya.-Maritoto Bi, Bupati Istana Tulugon Lowo, Kepala Kepolisian Istana Tulungong AKBP Eva Guna Pandia dan Dandim 0807 Istana Tulongong Kolonel Inf Wildan berpartisipasi dalam upacara pembukaan dua tempat berkumpulnya masyarakat menggunakan transportasi umum. Bahtiar — Bupati Tulungagung Maryoto Birowo memotong kaset dan menempelkan stiker kesehatan, menandai peresmian stasiun Tangguh Semeru, sehingga wisatawan stasiun dapat mencuci tangan dengan rajin, memakai topeng dan menjaga jarak .— Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Tulungagung Kepala Polisi AKBP Eva Guna Pandia dan Letnan Kolonel Dandim 0807 Tulungagung Inf Wildan Bahtiar kemudian meninjau beberapa lokasi di area stasiun kereta Tulungagung, seperti antrian penumpang, dan penumpang reguler yang terkena virus COVID-19 Ruang isolasi, ruang tunggu penumpang dan stasiun keluar-setelah stasiun Tulungagung, Forkompimda Group melanjutkan ke terminal Gayatri Tulungagung untuk membela terminal Gayatri Tangguh Semeru. — — Di terminal ini, Letnan Kolonel Wildan Bahtiar juga memotong pita dan menempelkan stiker kesehatan di Dermaga Gayatri Tangguh Semeru. Tim juga mengunjungi ruang kesehatan dan ruangan tempat penumpang ditikam dan diletakkan.

Saat ini, Bhupathi, Dan Dim dan Capoles juga membubuhkan label panggilan kesehatan pada dua bus sekolah dan bus umum.Pemasangan label ini menandai pengoperasian bus sekolah dan bus umum di era baru adaptasi reguler.