TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO-Sekelompok pengendara sepeda dapat menculik seorang siswa dari Mojokerto hanya karena ia diminta untuk pindah.

Siswa dengan inisial Mf (18 tahun) adalah sekelompok korban Mof. Dia adalah pengendara motor di sekolah.

Sayangnya, dia diikuti. Pesepeda dipukuli setelah meminta mereka bergerak agar tidak menghalangi jalan.

Mf dipukuli di persimpangan di Sekolah Kejuruan Raden Patah di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Wates, Distrik Magersari, Kota Mojokerto. -Mf adalah penduduk Desa Tarik Sebani, Kabupaten Sidoarjo, yang berstatus siswa XII di SMK Raden Patah di Mojokerto, yang akan lulus pada tahun 2020.

Baca: Kisah penduduk Indonesia yang mengejar sepeda Brompton di London selama pandemi Covid-19. Hanya satu yang dapat membeli satu

Baca: Dari Kreativitas Ritchie, sekarang sepeda Brompton Ngehits, walaupun harga tinggi , Tetapi masih mencari-karena penganiayaan, korban memiliki memar di perut dan bahu kanannya, dan leher yang tergores di sisi kanan.-Senin (6/7/2020) pukul 9 pagi Kamera CCTV sekolah menangkap pelecehan siswa oleh sekelompok pengendara sepeda.

Pelaku tiba-tiba mengikat diri dan memukuli korban di perut sampai dia jatuh.

Korban mencoba menahan diri untuk tidak berdiri.