Reporter Medan Tribune Indra Gunawan melaporkan DELISERDANG-Setelah membunuh ibu kandungnya Suparti (72) dengan kepala, penyerang Haris (43) berencana untuk mengubur ibunya di belakang rumah. Distrik Bupati Kabupaten Lisedang Kabupaten Tanjung Morawa Desa Bangong Rio Desa Bangong Riho Rumah ke-2 Desa Hamlet II dekat tanah kediaman di belakang rumah di area perumahan di belakang rumah, jauh dari pelaku dan korban Rumah itu sekitar 20 meter panjangnya – pengintai penyerang www.tribun-medan.com, panjangnya sekitar 1,5 meter.

Lebar sekitar setengah meter, dan kedalamannya sama dengan setengah meter.

Keberadaan lubang ini juga menjadi topik diskusi di antara banyak penghuni.

Baca: Auria Kesuma bepergian, bunuh suamimu, karena dia melunasi 10 miliar rupee hutang, dan sekarang dijatuhi hukuman mati

– “Warga lain tidak tahu mengapa ada lubang. Tadi malam, tidak ada Orang tahu bahwa penduduk baru ditemukan di sini di pagi hari, “kata Misno, kepala desa Desa Bangon Reho.

– Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kom pol Muhammad Firdaus membenarkan bahwa lubang di sekitar rumah adalah lubang yang disiapkan oleh penulis untuk penguburan para korban. . “Dia benar (bersedia dimakamkan),” kata Kasat Reskrim. Sehari sebelumnya tanpa menggali.

Baca: Bertemu dengan putrinya Jozokfli Hasan (Zulkifli Hasan) untuk membahas kemungkinan dukungan PAN selama pemilihan di Kota Medan-bahkan tiba pada Selasa malam (16/06/2020) Di malam hari, tidak ada yang tahu ada lubang.

Banyak orang mengira lubang ini digali oleh orang lain dan digunakan sebagai tempat sampah. (Dra / tri bun-medan.com) .

Artikel ini dipublikasikan di tribun-medan.com, berjudul AAKa Bunuh Ibu Ibu. Ternyata lubang telah disiapkan di belakang rumah untuk mengubur mayatnya