TRIBUNNEWS.COM, Singapura – Polisi Satreskrim Bulleleng telah menempatkan tersangka Putel Yoga Sugama (52) dari pejabat (PNS) Kantor Arsip dan Perpustakaan Distrik Kabupaten Bulleleng – Pria yang ditemukan di BTN Banyuning Indah, di CPNS Penipuan ditemukan di Desa Banyuning, Kabupaten / Kabupaten Bueleng.

KBO Buleleng Reskrim Polres mengatakan pada hari Rabu bahwa Iptu Dewa Sudiasa (18/3/2020) mengatakan bahwa Putu Yoga Sugama diangkat sebagai tersangka kriminal dan telah ditahan sejak 3 Maret. — Di mana tersangka yoga menipu Ida Bagus Indra Kusuma dan ibunya Nyoman Renasih (61 tahun), adalah warga kantor Banjar Klocing di desa Kerobokan, kabupaten / kabupaten Bueleng.

Baca: Korea Selatan melaporkan 93 kasus baru dan 8.413 pasien yang terinfeksi virus corona — Baca: Daftar harga Vivo HP terbaru Maret 2020: Vivo V19 Rp2,2 juta dan Pro S1 3,7 juta Rupee-Reading: Rafathar mengusulkan metode ini dan menanggapi Baim Wong, Gigi Bereaksi: Astaghfirullah Aa-Ini berarti bahwa korban kehilangan Rs 2 crore. -Lalu, korban melaporkan kasus itu ke markas polisi pada November 2019. – “Sebenarnya, tidak perlu banyak waktu untuk mengekspos kasus ini.-Untungnya, korban memberikan kesempatan kepada tersangka untuk mengembalikan uang itu. – Namun pada kenyataannya, tersangka belum dapat mengembalikan uang sejauh ini. Jadi kami menangkapnya. — Tersangka Yogi Sugiyama mengumumkan kepada polisi bahwa ia tidak bekerja sendirian.

Dalam kasus penipuan CPNS ini, ada TP asli yang juga dicurigai telah mencicipi korban. Uang.

TP adalah warga Jakarta. — “TP telah menjadi DPO. Menurut para tersangka (Yoga, Shan Jiamei), pakar teknis telah melakukan kontak dengan pejabat pusat. Kami masih membahas masalah ini dan berapa banyak uang yang telah diterima para ahli teknis.

Ketika tersangka Yoga Yoga enggan berkomentar di tim media, singkatnya: “Saya sedang menunggu pengacara.” (Ratu Ayu Astri Desiani)

Artikel ini dipublikasikan di tribun-bali.com, dengan tajuk “Polisi mengkonfirmasi bahwa pejabat Kabupaten Bulleleng diduga melakukan kecurangan di CPNS”