Surabaya TRIBUNNEWS.COM – Perusahaan Satwa Taman Regional (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) telah memutuskan untuk menutup KBS mulai Selasa (17/3/2020) hingga 29 Maret 2020. Mencegah penyebaran virus korona di Surabaya.

Penyebar propaganda KBS Wini Hustiani membenarkan kebijakan penutupan.

“Kemarin, kami diminta untuk mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk membahas penutupan, jadi kami memulai penutupan hari ini.” Selasa pagi.

Baca: Prancis diblokir selama dua minggu

Baca: Vanessa Angel dan suaminya dilarang dari narkoba, Polisi: Benar

Weini mengatakan bahwa penutupan hanya untuk turis umum, bukan untuk kegiatan katanya : “Jika kegiatan perlindungan berlanjut, hanya wisatawan yang akan dilarang.” Selain itu, Mohammad Fikser, kepala Kantor Komunikasi dan Informasi Surabaya, membenarkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah memutuskan untuk sementara waktu mematikan KBS. Untuk mencegah penyebaran coronavirus.

“Oke kemarin sore.”

Selain menutup KBS, pemerintah kota Surabaya juga akan menyemprotkan desinfektan di taman, di mana ada banyak warga bernama Taman Bungkul, Taman Flora, Taman Prestasi dan Taman Harmoni.

Artikel ini diterbitkan di Kompas.com dengan judul “Cegah Kebun Binatang Surabaya dari mematikan korona hingga 29 Maret.”