TRIBUNNEWS.COM – Kota Palembang di Sumatra Selatan kembali menjadi zona merah atau daerah dengan tingkat transmisi Covid-19 yang tinggi.

Status ini didasarkan pada data kelompok ke-19 dari Kelompok Kerja Covid Nasional untuk mempercepat manajemen atas Selasa (30/6/2020). – Juru bicara untuk percepatan manajemen Kelompok Kerja Bersama 19 Palembang mengatakan bahwa Yudhi Setiawan telah melakukan perhitungan ulang yang relevan.Informasi tentang perhitungan area didasarkan pada 15 indikator utama, termasuk 11 indikator epidemiologis untuk kesehatan masyarakat. — Membaca: Di hadapan Jokowi, Ganjar Pranowo melaporkan tiga zona merah Covid-19 di Jawa Tengah-Reading: Presiden meminta TNI dan Polri untuk berpartisipasi di 57 wilayah di zona merah Covid -19- -Mengembangkan 2 indikator pengawasan kesehatan masyarakat dan 2 indikator layanan kesehatan. “” Kami menghitung dan membandingkan. Bahkan, data dihitung setiap 2 minggu. Periode perhitungan terakhir kami adalah hingga 27 Juni, “Ketika Tribunsums dikonfirmasi ke el.com melalui telepon, katanya. Mengenai meningkatnya jumlah korona positif Palembang, Yudhi mengatakan ada banyak alasan untuk ini.

Di antara mereka Oleh karena itu, kantor perawatan kesehatan yang besar akan fokus pada kegiatan tindak lanjut, terutama mereka yang telah melakukan kontak fisik dengan kasus korona positif.

Selain itu, ketika kesadaran masyarakat mulai menurun, Yudhi tidak menolak -Selain itu, kegiatan komunitas sosial secara bertahap kembali normal .- “Karena alasan ini, kami menyerukan kepada seluruh komunitas untuk terus mengimplementasikan perjanjian kesehatan. Di sini, peran aktif kelompok kerja lingkungan juga diperlukan untuk memantau kepatuhan dengan prosedur sanitasi selama pandemi, “katanya.

Baca: Jokowi meminta lebih banyak staf medis di zona merah Covid-19

Baca: Dua desa di Tabanan, Bali didefinisikan sebagai zona merah rabies, dan 4 penduduk digigit anjing positif – berikut ini adalah peta risiko penyebaran covid-19 di 17 wilayah Kota Sumatera Selatan, yang diambil dari basis Satuan tugas yang dibentuk oleh situs web covid19.go.id telah mempercepat perawatan covid-19 di tingkat nasional-1. Kota Palembang, zona merah (risiko tinggi) 2. Musi Rawas, zona kuning (risiko rendah) 3. Pagaralam Kota, area kuning (risiko rendah) 4. Ogan Komering Ulu, area kuning (risiko rendah) 5. Lahat, area kuning (risiko rendah) 6. Banyuasin, area oranye (risiko sedang) 7. Muara Enim, area oranye (risiko sedang) ) 8. Ogan Komering Ulu Timur, area kuning (risiko rendah e) 9 Ogan Ilir, area kuning (risiko rendah) 10. Pali, area kulit jeruk Wairaya (risiko sedang) 11. Ogan Komering Ilir, area oranye (risiko sedang) 12. Musi Banyuasin, zona oranye (risiko sedang) 13. Ogan Komering Ulu Selatan, zona kuning (risiko rendah) 14. Empat Lawang, zona kuning (risiko rendah) 15. Musi Rawas, risiko zona oranye (risiko sedang) 16) .Lubkring High Town, area oranye (risiko sedang) 17. Kota Kinabalu, area kuning (risiko rendah)

(TribunSumsel.com/Shinta Dwi Anggraini)

Artikel ini disiarkan di Tribunsumsel. Judulnya adalah Palembang Com kembali ke zona merah Transmisi Covid-19, yang merinci kabupaten / kota di Sumatera Selatan