TRIBUNSNEWS.COM-Penyerang Mapolres Ogan Komering Ilir Indra Oktomi (35 tahun) adalah mantan penjahat yang dibebaskan pada bulan Februari.

Indra ditembak oleh polisi ketika dia menyerang polisi di daerah OKI pada hari Minggu. (28/6/2020) dini hari.

Dia sebelumnya mati di pangkuan Kayuagung.

Kepala Kayuagung Hamdi Hasibuan di penjara tingkat IIA mengkonfirmasi bahwa para pelaku serangan sudah dibebaskan.

“” Ya, memang, Indra Oktomi gratis “tetapi berita bahwa penyerang diasimilasi oleh tahanan tidak benar, yang dapat dikonfirmasi oleh informasi yang salah,” katanya kepada wartawan di Tribunsumsel.com. Februari lalu.

“Personil yang relevan menerima cuti bersyarat pada tanggal 29 Februari 2020, berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, bernomor: PAS-147 PK. 01.04.06, tanggal 10 Februari 2020, Dia berkata: “Sejak Februari 2020, penjahat telah dinyatakan bebas dan tidak lagi di penjara. “Dia menekankan bahwa para penyerang Mapolres Okinawa adalah orang-orang biasa dan tidak ada hubungannya dengan warga sipil. Penjara. – Baca: Polisi segera melumpuhkan para aktor Okinawa Mapleres (OKI Mapolres), Kepala Kepolisian Kabupaten Sumatra Selatan menyatakan penghargaan untuk ini- — Membaca: Kisah Aipda M Nur berhasil melewati tinju penjahat OKI Mapolres– -Reading: Polisi harus menusuk polisi dalam serangan Mapolres Okinawa, ini Seorang aktor akhirnya meninggal, alasannya mengungkapkan alasannya

“karena orang yang bersangkutan memang sudah lama, jadi kasus ini tidak memiliki kontak,” katanya.