WAJO TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria dari Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, merasa frustrasi oleh tersangka istri dan anak-anak yang kembali ke rumah dan bertekad untuk minum obat di depan warga pada pukul 9:00 malam. WITA, Kamis (30 April 2020). Sekalipun warga dengan cepat mengevakuasi korban ke Puskesmas setempat, Kamis (30/4/2020), mereka tidak bisa membantu korban.

Orang yang putus asa disebut Kabupaten Kabupaten Wajo, penduduk Desa Kampiri, Desa Kampiri, TN (40) Pammana.

Membaca: Pasangan yang ditusuk dari Wiranto benar-benar membawa anak-anak mereka untuk mengambil tindakan di Menes Square

Membaca: Bagaimana cara mendapatkan 1300 VA dan 900 langkah penghematan daya dibuka pada 1 Mei 2020, Berikut adalah 5 file untuk unduhan-informasi yang dihimpun oleh Kompas.com menunjukkan bahwa TN telah mengeluh kepada penduduk karena istri dan anak-anak mereka kembali ke rumah mereka di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kemudian pergi . Warga-Salah satu warga, Ahmad, mengatakan melalui pesan singkat di Kompas.com: “Dia merasa istri dan putranya akan ke NTT. Dia tinggal sendiri.”

Kemudian korban memutuskan untuk tetap Gunakan racun berbahaya di depan warung milik warga.

Warga yang menyaksikan kasus tersebut percaya bahwa taman nasional hanya minum air botolan biasa sampai korban akhirnya jatuh ke dalam gelembung.

“Kami pikir dia hanya minum air botolan, jelas dia sedang minum racun,” kata pemilik warung yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Penduduk setempat mencoba untuk membantu para korban dan mengevakuasi mereka ke Pusat Kesehatan Masyarakat Campiri, tetapi kehidupan para korban tidak berhasil.