TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warga untuk tidak menolak mengubur mayat Covid-19 di sekitar rumah mereka.

Dia juga meminta penduduk untuk tidak merasa takut berlebihan untuk tubuh mereka. -Menurut Ridwan Kamil, pengetahuan dan pengetahuan adalah dasar untuk berurusan dengan Covid-19.

Dia meminta warga untuk tidak kesal dengan informasi yang salah. – Menurutnya, virus korona akan mati tujuh jam setelah kematian pasien.

Ridwan Kamil mengatakan ini, yang termasuk pemutaran pada penolakan mayat di beberapa daerah. -Dia juga menerbitkan artikel berjudul “Coronavirus dalam tubuh yang mati 7 jam setelah pasien meninggal”. ”

Untuk alasan ini, Ridwan Kamil berharap bahwa tidak akan ada penolakan terhadap proses pemakaman pasien Covid-19.

Menurutnya, penghuni tidak perlu merasa takut berlebihan. -P halaman berikutnya ====== >>>>>