TRIBUNNEWS.COM-Dari Sabtu (18 April 2020) pagi hingga siang, cacing Pasar Gede Solo di provinsi Jawa Tengah terus-menerus keluar dari tanah.

Pada tanggal 11 Maret, Prabang Setyono, Pejabat Lingkungan Independen Universitas (UNS), mengatakan bahwa sejumlah besar cacing tanah dikatakan disebabkan oleh fenomena alam. — Perubahan besar telah terjadi di sana.

Bumi biasanya berubah dari hujan ke kekeringan, yang biasanya terjadi, “kata Prabang ketika menghubungi Kompas.com pada hari Sabtu.

” Di dalam ruangan, kelembaban dan panas berkurang secara signifikan. Dia menambahkan bahwa biasanya cacing harus keluar untuk melindungi diri.

Prabang menjelaskan bahwa kemunculan tanah tidak hanya terjadi di daerah Solo, tetapi juga di beberapa daerah.

Menurutnya, fenomena cacing yang muncul dari tanah tahun lalu tidak biasa seperti tahun ini.

“Saya juga terkejut melihat situasi ini. Saya pikir ada sedikit ketidaknormalan tahun ini. Suhu tanah dalam ruangan dapat berubah secara dinamis.

Ini agak logis. Pegunungan yang dulunya dianggap tidur memiliki bumi Bangun istilah, “kata Prabang.

HALAMAN BERIKUTNYA ===============>