Reporter Tribunnews melaporkan di Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, Jakarta-Selain pemerintah, banyak sukarelawan terus menyebar ke pandemi Covid-19. ——————————————————————————– Penduduk lokal yang terkena dampak dan di RT 003 RW 03, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Bekasi, Jumat (6/6/2020) .

Baca: Sandiaga Uno: Krisis yang disebabkan oleh Covid-19 menjadi peluang bagi industri kreatif berdasarkan kearifan lokal

Baca: Sandiaga: Belakangan, berita baru itu disalahartikan seolah-olah normal

“Hari ini, 50 paket dibagikan di Teluk Po Kong, dan 300 paket Sembako dibagikan di kota Mubara.” Relawan Indonesia dengan cepat bersatu untuk mengurangi beban pada masyarakat setempat. Ini tidak akan terpengaruh oleh bantuan langsung seperti pekerja sementara dan pemulung. “- Kata Sandiaga Uno. Pandemi.” “Penduduk di sini kebanyakan mesin cuci dan pemulung, mereka sulit mendapatkan pekerjaan. Mereka juga merasakan biaya hidup, biaya mahal dan seperti biaya kuliah dan sewa Tunggu biaya lain naik, “katanya.

Federasi Relawan Indonesia bekerja sama dengan pemerintah dan berharap bahwa bantuan makanan dapat mengurangi beban yang secara langsung mempengaruhi kehidupan oleh Covid -19.

Sandiaga juga mendistribusikan hingga 50 juta paket makanan kepada orang-orang yang terkena dampak langsung Covid-19.

“Tujuan kami adalah hingga 50 juta parsel, tetapi kami akan terus bekerja dengan pemerintah dan bisnis melalui kerja sama. Sandy mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menjadi rentan terhadap 19 wilayah Covid. Sandiaga juga merekomendasikan agar masyarakat terus disiplin,” Untuk menjaga kesehatan dan mematuhi peraturan pemerintah selama pandemi Covid-19. Baginya, kerja sama antara masyarakat, pemerintah dan sukarelawan akan memungkinkan untuk mengatasi epidemi Covid-19 segera melawan Covid-19 Relawan Indonesia membagikan 1 juta topeng dari 50.000 bungkus makanan pokok dan 2,5 bungkus masker 10 juta yang tersedia.