TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Kota Tegal di Provinsi Jawa Tengah telah memutuskan untuk tidak memperluas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan akan menerapkan tata kehidupan yang baru atau normal pada tanggal 1 Juni 2020.

Dedy Yon Supriyono dari Walikota Tegal mengungkapkan bahwa selama virus korona atau pandemi Covid-19, banyak konsep telah disusun untuk penerapan standar baru.

“Saya berharap standar baru ini akan menjadi Kota Tegal untuk pertama kalinya di India.

Kami sedang memantau kebijakan presiden dan akan diterapkan pada 1 Juni. Saya harap dia tidak memiliki kesalahan di lapangan. Didi berada di Balai Kota Tegal menyatakan. “• Satu bulan perawatan di rumah sakit adalah kunci keberhasilan penyembuhan nenek dari virus korona berusia 100 tahun-Didi telah menerbitkan” Nomor Perwal “untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama 13 tahun pada 2020.– – Kewaspadaan yang ketat akan memberikan sanksi kepada penjahat baru yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang ketat, misalnya, jangan mengenakan masker, menjaga jarak yang aman, jarak fisik dan jarak sosial.

Sanksi berkisar dari sanksi sosial, kegiatan pembubaran hingga larangan bisnis selama pandemi Covid-19. -Dilakukan oleh TNI dan Polri

Dedy mengatakan bahwa di semua mal atau pusat perbelanjaan, mulai 1 Juni, pejabat gabungan TNI dan Polri akan ditunjuk.

Halaman berikutnya ===============>