Sebuah laporan dari reporter TribunnewsBogor.com Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWS.COM-Ikuti jadwal keluarga di Kota Bogor dan memiliki sikap positif terhadap Covid-19 .

Luar kota untuk bisnis .

Ayah dan anak juga Telah meninggal. -Kasus dimulai ketika kasus yang diduga Covid-19 ditemukan pada seorang ayah yang bepergian di kota. -Dr. Sri Nowo Retno, Direktur Biro Kesehatan Kota Bogor, menjelaskan bahwa dari 27 Juni hingga 6 Juli, ayahnya melakukan perjalanan dari Kota Bogor ke Jawa Timur selama 9 hari. -Pada hari kedua perjalanan bisnis, pada 7 Juli 2020, ayahnya juga menderita pingsan atau disertai penyakit demam, demam tinggi, batuk, dan keluarnya cairan dari hidung. — Setelah itu, ayah PDP menerima layanan medis dari klinik dan menerima rawat jalan di rumah sakit swasta sampai ia dipindahkan ke rumah sakit di Jakarta untuk perawatan.

Hasil klinis dan laboratorium dari gejala yang dirasakan termasuk dalam Covid atau PDP suspec.

Baca: Kasus-kasus positif terus meningkat, dan studi Singapura memperkirakan bahwa Corona Indonesia akan berakhir pada Oktober 2020

Baca: Emirates menjadi maskapai penerbangan pertama yang melindungi penumpang yang terinfeksi oleh Corona– – Membaca: Ketika Chokovy diprediksi, Luhut, sang ahli, sampai LSI akhirnya mempertanyakan pandemi korona Indonesia yang hilang, BIN? Dia berkata: “Kalau begitu merujuk ke dokter di rumah sakit di Kota Bogor,” rumah sakit Jakarta secara historis seperti ini, dan kemudian meninggal pada 14 Juli dan Covid dimakamkan di Jakarta.