Berg, TRIBUNNEWS.COM – Bupati Bogor Ade Yasin percaya bahwa dalam epidemi ini, penyelenggara hiburan dan pemain harus tetap diperlakukan oleh hukum. -Ade menunjukkan bahwa tidak ada yang oleh Rhoma Irama sendiri yang akan terpengaruh.

“Rhoma Irama dapat mengatakan apa-apa, silakan menikmati haknya. / 7/2020).

Ade menjelaskan bahwa partainya belum dikenal sejak Sabtu Acara khitanan diadakan, karena Bupati sudah meyakini kontak dengan para pemangku kepentingan.

Namun ternyata, penyelenggara masih menarik perhatian publik di panggung hiburan.

Baca: Rhoma Irama tentang Abah Surya Kisah tentang karakter yang Berpartisipasi dalam kegiatan sunat: Dulu sangat dekat— “Pergi ke sana untuk menonton pertunjukan hiburan,” kata Ad. — Pada waktu itu, penyelenggara mengatakan dia akan patuh .— “Tidak apa-apa, Jadi kami pikir mereka akan mengikuti aturan. Lalu ada kabar bahwa konser juga telah dibatalkan. Dia berkata: “Yah, kami sudah berpikir bahwa aturan tidak akan dilanggar, tetapi intinya adalah bahwa D-Day terjadi, yang berada di luar wewenang kami.”