PALU TRIBUNNEWS.COM-Dua orang asing yang berpartisipasi dalam Satuan Tugas Penanganan Buaya Sungai Palu mendirikan perangkap besi pada hari Selasa (11 Februari 2020) sore.

Ukuran perangkap adalah 3 X 1.2. Instrumen dipasang di jembatan Palu, di Gusti Ngurah Rai, Jalan I, kota Palu.

Lokasi pemasangan sangkar besi harus menjadi tempat atau tempat di mana buaya sering menunjukkan ban.

Dua ahli buaya asing dari Australia bernama Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson.

Mereka bersama dengan Tim Penanganan Buaya, memegang tangan dan mengatur perangkap di mana seharusnya. ?

Baca: Daftar 34 pemain yang dipilih dari tim Thai Yong baru untuk tim nasional Indonesia TC: Penolakan Evan Dimas

Baca: Anyar akan segera membawa pemain asing ke penerbangan Persija Jakarta: Umpannya jauh-layak-buaya Tabung telah dipasang di kantor Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) di Sulawesi Tengah sejak Selasa sore.

Untuk membuat cincin besi semi-mengambang, mereka memasang 6 ember plastik sebagai pelampung.

Setelah proses pemasangan di tepi sungai di sekitar jembatan Palu II, Matthew Wright ( Matthew Wright) dan anggota lain dari kelompok kerja menyembunyikan cincin besi di besi di lokasi yang ditentukan.

Setelah dipasang di sungai, mereka menempatkan bebek sebagai umpan di perangkap.

Sebelumnya, para ahli dan pengamat buaya Australia Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson berakhir di Sungai Palu bersama buaya. / 2020 10 Februari 2020.