TRIBUNNEWS.COM – Komunitas ojek online Yogyakarta (ojol) telah mengambil inisiatif untuk mengumpulkan dana bagi para pekerja medis yang memerangi Coronavirus (COVID-19).

Pengemudi Ojol milik Komunitas Jogja Ojol (JOC) membuka donasi untuk mendistribusikan bantuan dalam bentuk alat pelindung diri (PPE) kepada staf medis di beberapa rumah sakit setempat. Pengemudi ojol Fatawa Toni Obenk, yang juga anggota JOC, mengatakan bahwa kegiatan penggalangan dana dimulai pada Rabu (2020/3/25) dan akan berlanjut hingga Sabtu depan (28/3) / 2020).

Baca: Update Hari Ini, jumlah pasien korona-positif di Indonesia telah meningkat menjadi 893, dan 3 provinsi ini memiliki kasus terbanyak.

Dia mengatakan bahwa mereka melakukan kegiatan penggalangan dana ini di dua tempat di Yogyakarta, mulai pukul 14:00 setiap kali. Hingga pukul 17.00 WIB. “Sebelumnya, ada rencana (untuk mengumpulkan dana) di lima persimpangan utama, tetapi pembatasan lokasi hanya diizinkan di persimpangan Balai Kota Sleman di persimpangan Dengue di persimpangan Pingit,” kata Fatawa kepada Tribunnews.com, Kamis malam (03). / 26/2020) .- Fatawa juga mengatakan bahwa inisiatif ini adalah karena sejumlah besar bantuan yang mereka terima ketika mereka menerima pesanan diam atau pesanan dalam keadaan darurat korona. Pengemudi ojol lain sering mendapatkan dari pelanggan Mereka mendapat makanan gratis di sana. Mereka dipindahkan dan akhirnya berangkat untuk membantu para pekerja medis yang bermasalah. Ada banyak orang yang membantu ojol, dan banyak teman mendapatkan makanan dari pelanggan, jadi kami melakukan sesuatu dari inisiatif ojol. Menurut Inter-Fatawa, pada awalnya mereka hanya membuka sumbangan untuk anggota masyarakat.

Namun, berdasarkan sumbangan dari banyak anggota, mereka memutuskan untuk membuka sumbangan kepada publik.