Reporter Tribuncirebon.com Ahmad Imam Baehaqi

Tribunnews.com, California-Hingga 22.000 penduduk Cirebon, Jawa Barat, segera diuji dengan tes kapas menggunakan setidaknya satu persen dari total populasi.

Enny Suhaeni, kepala departemen kesehatan di Cirebon (Dinks), mengatakan bahwa tes swab akan ditargetkan pada semua orang di masyarakat.

“Tujuan kami adalah melakukan tes swab untuk semua orang di semua populasi. Instruksi,” kata Enny Suhaeni kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (7 Juli 2020).

Baca: Persib Bandung lulus uji kapas-Co-19, Febri Hariyadi berharap semuanya negatif

Baca: Almarhum Hilmi Aminuddin, 41 orang tua dan Seorang karyawan sedang menjalani tes korona – Baca: Kakek Grobogan yang berusia 80 tahun sudah pulih dari korona Ini adalah kunci untuk hasil negatif dari tes usapan Co-19 – pada kenyataannya, menurutnya, mungkin Siswa juga akan diuji swab.

Berdasarkan data yang diterima parpolnya, 27 mahasiswa dari luar daerah masuk ke wilayah Kabupaten Cirebon. Enny Suhaeni (Enny Suhaeni) mengatakan: “Visa narkoba mewakili semua kelas, termasuk siswa.” Dia mengatakan bahwa pada saat itu, stafnya sedang menghitung anggaran yang diperlukan untuk mengimplementasikan 22.000 penduduk.

Enny mengaku telah mengkonfirmasi terlebih dahulu bahwa masih ada alat uji swab.

Namun, dia memastikan untuk menerapkan swab, “Bulan ini akan dikumpulkan dari 22.000 penduduk bulan ini,” kata Enny Suhaeni. (*)

Artikel ini diterbitkan di tribunjabar.id, judulnya 22.000 warga Kabupaten Cirebon akan diuji coba. Siapa targetnya?