Menurut laporan reporter “Tribun” 35) Polisi belum membuka pintu ketika mereka tiba di rumah. – Pelaku ditangkap oleh polisi di daerah desa Suka Ramai, Jumat (26/06/2020). -Tapung Kepala Kepolisian Hulu Iptu Try Widyanto Fauzal menjelaskan bahwa kasus ini akan dibuka untuk umum mulai Jumat (26/6). Polisi di Kabupaten Tapung Hulu menerima informasi tentang pengedar narkoba di wilayah desa Sukaramai.

Menurut informasi ini, tim inspektur polisi departemen pergi ke sana untuk menyelidiki.

Baca: PAN Ogah dan partai politik membawa mantan kepala daerah dan mantan pecandu narkoba yang bersekutu

Baca: Pekanbaru Bea Cukai mengamankan 430.000 rokok ilegal

Baca: Wakil Presiden Maruf Amin (Maruf Amin): Milenium rentan terhadap paparan narkoba – ketika mereka ingin berhenti menggunakan nama SU alias CU di rumah, petugas itu ditentang oleh tersangka, dan tersangka tidak mau membuka sendiri Pintu rumah.

CU juga mengacungkan parang pada petugas yang akan menangkapnya.

Tapi pada akhirnya, petugas itu melumpuhkan si penulis dan melindunginya.

Kemudian, pencarian dilakukan. Sebuah kotak rokok merek G-move yang berisi 7 paket metamfetamin anestesi ditemukan di lantai ruang belakang rumah pelaku.

Dari bukti yang diperoleh oleh tersangka dan tersangka, ada 7 paket narkotika metamfetamin yang dibungkus plastik transparan, sepeda motor, parang dan bukti lain yang terkait dengan kasus ini.

Artikel ini diposting di Tribunpekanbaru.com dengan tajuk “Apakah Anda ingin ditangkap oleh pengedar narkoba? Mereka membunuh seorang polisi untuk tim Pengawas Kepolisian Kabupaten Tapung Hulu”