TRIBUNNEWS.COM-BNN, Kota Pena Santar, mengirim Pematangsantar (Pematangsantar) untuk menangkap seorang polisi individu karena perdagangan narkoba di daerah tersebut.

BNNK Pematangsiantar telah berkembang, total empat orang dilindungi, dan mereka sekarang secara resmi ditetapkan sebagai tersangka kriminal. Kedua tersangka dilindungi pada Senin (18/5/2020) tadi malam. Saudara-saudara Sinuaji dari Siantar AKBP, kepala BNNK, mengatakan pada Selasa (19/5/2020) siang: “Kami mengembangkan senjata-senjata ini sampai tadi malam, jadi total empat tersangka ditangkap dari lokasi yang berbeda.” IJS alias Indra (41), adalah warga Jalan Medan KM 9.5, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

IJS adalah penyidik ​​narkotika Simalungun dan mantan penyidik ​​Sat Lalu Simalungun kepolisian kabupaten. Mereka adalah pengedar narkoba. Dia adalah tersangka pertama yang dilindungi oleh karyawan BNNK.

Membaca: Sang ibu memposting foto telanjangnya di media sosial setelah mengetahui bahwa anaknya diberitahu

Membaca: Hasil tes perawat swab negatif, Puskesmas Kairatu dibuka kembali setelah 5 hari istirahat– –Baca: Meskipun mantan pemain sayap Manchester United itu hanya di rumah, ia menggambarkan saingannya Cristiano Ronaldo (Cristiano Ronaldo)

Juga, alias Appin (30), Huta IV Bandajabu Warga, warga Kabupaten Simalungun, alias DA Atmaha (24) dan rekannya HS alias Halomoan (24).

Dua tersangka terakhir adalah Jalan Tangki 20 Ward, Kampung Sidomulyo, Nagapitu Desa, lingkungan Siantar Martoba, penduduk kota Pematangsiantar. Dan AN, Jalan Medan Km 4.5 dari Desa Sumber Jaya, Siantar Martoba. Kebetulan di Simpang Rame.

Selanjutnya, orang-orang yang diduga sebagai DA dan HS, kami perbaiki di depan Skyline Hotel di Jalan Rakkuta Sembiring, “katanya.