TRIBUNNEWS.COM-Sang ibu dan anak kandungnya RT (51) dan TP (26) dilarang berpacaran karena mereka dicurigai sebagai suami-istri, sehingga mereka dilindungi oleh polisi.

RT dan TP dibawa ke kantor polisi Maesa. Setelah gadis RT atau saudara perempuan TP melaporkan laporan itu, kantor polisi diperiksa.

Manado Tribun Tribunnews mengutip gadis RT dan pertama melaporkannya kepada ketua RT di mana mereka tinggal.

Kemudian laporan tersebut diteruskan ke polisi. RT dan TP belum ditahan dan hanya bisa mendapatkan perlindungan dari rumah mereka, sehingga hal-hal yang tidak perlu tidak akan terjadi.

Membaca: Editor-in-chief Yodi Prabowo, kasus pembunuhan terbaru dari Metro TV. Misteri seorang pria dengan kacamata menghadap sikap kekasihnya – anak dari pelaku – adalah karena penduduk setempat tidak menerima tindakan mereka.

“Jadi mereka berdua tidak ditahan.” Kapolsek berkata: “Kami baru saja membawa mereka dari rumah mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak perlu, demi ketertiban, karena masyarakat tidak menerima tindakan mereka.” de Maesa, Komisaris Elia Maramis, Senin (20/7/2020) .- TP mengakui bahwa dia dan ibunya berada di bawah pengaruh alkohol dan memutuskan untuk menikah. Minum di atas kapal. Menurut Tribune Manado, RT mengatakan kepada Mabes Polri Maesa pada hari Senin: “Ibu minum di koridor.”