Negara Manado TRIBUNNEWS.COM-Di bawah komando komandan AKP utara Hanny Lukas, Kantor Polisi Dumoga Timur di Kabupaten Boron, Provinsi Sulawesi Utara mengganggu resepsi pernikahan, Kamis (26/03/2020). Timur (AKP) Hanny Lukas (AKP) datang kepadanya sebagai sebuah keluarga. Hanni mengatakan: “Kami memang mengkomunikasikan situasi saat ini, tapi sekarang dilarang untuk mencegah orang banyak berkumpul.” Bacaan: Ini Akan Menjadi Tempat Isolasi Virus Corona, Ini Fasilitas Hotel Patra Comfort di Jakarta – – -Baca: Korona Perketat Daya Beli, Panitia Kelima DPP Serukan Pengembangan Rencana Kerja Intensif untuk Saint-Ky-Rabian- “Dia Benar Puji Tuhan, Mereka Paham dan Mau Pahami Situasi Ini,” ujarnya . -Former penyelidik kriminal Bolmong (sekarang Kepolisian Kabupaten Kotamobagu) membenarkan bahwa dia akan menyebarkan ingatan kecil yang menyatukan banyak orang. orang-orang. Karena kita pasti bubar, “katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan laporan konsultasi tentang kepatuhan manajemen penularan virus u-corona.

Ada sekitar 4 poin utama dalam informasi. Salah satunya adalah mengajak masyarakat untuk tidak membentuk komunitas sosial yang mengumpulkan banyak orang bersama-sama di tempat umum atau lingkungan itu sendiri.

Beberapa kegiatan tersebut, seperti konser, budaya, arisan keagamaan, festival, bazar, dan keluarga Resepsi dan acara. (Nie)

Artikel ini dipublikasikan di tribunmanado.co.id dengan judul BREAKING NEWS. Polisi Distrik Dimoga Timur menolak mengadakan pesta pernikahan di Desa Mogoyunggung Dua