TRIBUNNEWS.COM – Gadis sekolah menengah VD (17) mengalami nasib buruk, gadis sekolah menengah itu mengalami pelecehan seksual oleh pacarnya HZ (24).

HZ berencana untuk melakukan hubungan seksual dengan gadis itu di muka, dan kemudian dia menjadi pacar-kenalan di media sosialnya

dia berada di Perpustakaan Distrik Perpustakaan Kabupaten Subok, Distrik Bank Dunia (Sob) Sebuah lapangan sepak bola (22/3/2020) dari Nagasari Salayo di Nabari Salayo (Bank Dunia 01h00). -Baca: Perilaku virus dari kasir menggunakan APD Crackle di mini market: membingungkan pembeli

Baca: 5 fakta baru tentang pendeta yang bertarung melawan ibu dan anak pada saat yang sama: seorang profesional dengan koneksi yang sering Pekerjaan

Membaca: Napas pendek saat pelantikan, di bawah kepemimpinan kepala desa, 7 prosedur Bupati Karawang ini diperoleh sebelum korona diperbaiki. Selama hubungan seksual, agresor jelas mengundang 4 Kolega menyerahkan korban.

Salah satu dari lima penulis, ia masih di bawah umur, yaitu 16 tahun.

Lima tersangka ditangkap pukul 6 sore, Senin (23/3/2020). WIB .

Menurut tindakannya, lima tersangka dijatuhi hukuman penjara 15 tahun sesuai dengan ketentuan UU Perlindungan Anak.

Setelah 4 fakta baru dan diatur dalam urutan kronologis lengkap:

1. Akrab dengan media sosial

Kepala polisi Solozh AKBP Azhar Nugroho mengumumkan bahwa VD, seorang korban hubungan seksual siswa sekolah menengah, tahu HZ, Pacar melalui media sosial.