Reporter Pekanbaru Tribune Muhammad Fadhli-TRIBUNNEWS.COM, North Carolina – Inisial kru (ABK) J (42) adalah perahu motor atau KLM Pioneer Sea Tragedy Korban kebakaran seksual. Perahunya terbakar. Pelabuhan Ali Mensong, Distrik Tagaraja, Kateman, Kota Rio, Jalan Yos Sudarso, Rabu (15/07) ) Selasa (02/09) WIB .

Korban ditemukan meninggal setelah menderita luka bakar di hampir seluruh tubuhnya dan segera dibawa ke Rumah Sakit Distrik Raja Musa Sungai Guntung.

Baca: Laki-laki Pekanbaru ditangkap oleh polisi karena membayar uang palsu kepada wanita

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK diungkapkan melalui Kassubag Humas AKP Warno, berdasarkan kesaksian sementara yang diduga bahwa kapal itu disebabkan oleh generator set Ada kekurangan daya.

“Kerugian materi diperkirakan 300 juta rupiah Indonesia. Untungnya, tiga anggota kru lainnya juga selamat,” kata AKP Warno.

Seseorang mengatakan sebelumnya bahwa AKP Warno, sekitar pukul 01:00 WIB, termasuk 3 orang yang selamat dari ABK, termasuk S (26) N (26) dan R (28) tidur di kamar kapten. Ketika kru meninggal, J sedang tidur di pelabuhan di ruang bawah kapten.

Baca: USH Bonhomme Kapal perang Amerika Richard Burned Great

Karena mereka merasa lantai ruangan semakin panas, ketiga anggota kru yang selamat segera bangun, melihat api di kabin kapal, dan segera meninggalkan kapal. Kartu.

– Tiga orang tiba di luar kapal dan menyadari bahwa J masih di dek kapal, secara akurat ditempatkan di sebuah ruangan yang dikelilingi oleh api.

— Mereka bertiga berteriak minta tolong kepada kru yang telah bergabung dengan kapal “Ocean Pioneer”.

“Setelah bantuan datang, kerumunan mulai mencoba membuka dek depan kapal karena saya memiliki Suk dan menyelamatkan J yang masih di atas kapal. Tetapi J ditemukan dalam keadaan tak bernyawa,” AKP Warno menyimpulkan.

Artikel itu disiarkan di Tribunpekanbaru.com, dengan judul “Reaper dari kapalnya yang terbakar, tiga anggota kru diselamatkan, tetapi lupa membangunkan mitra tidur”