Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Satu dari dua pengemis di komunitas Tandes di Surabaya ditangkap.

Polisi dan masyarakat memblokir tindakan warga RMI Surabaya (16) dan seorang teman di provinsi AS. (DPO) Pada dini hari Minggu (2020/15/15), dua siswa sekolah menengah yang mengendarai L 5271 SA menangkap sepeda motor Satria.

Awalnya, kedua pelaku mengunjungi korban dari Jalan HR Muhammad Surabaya. Ketika mereka tiba di Jalan Gadesari di Surabaya, kedua pelaku menendang sepeda motor korban dan meneriaki pencuri itu.

Korban yang ketakutan segera mengendarai sepeda motor, tetapi berhasil dihentikan oleh tersangka. Kemarahan: Tidak berbeda dengan anak-anak TK-Membaca: Selain tempat tinggal para atlet, pemerintah menyiapkan beberapa hotel untuk merawat pasien dengan virus Corona atau Covid-19-Reading: Bekerja dari rumah, milenium Satu generasi memilih persewaan apartemen- “” Kedua tersangka mengaku sebagai petugas polisi yang menjadi korban. Ketika kejadian itu terjadi, warga berkumpul bersama, “kata Kepala Kepolisian Tandes AKP Ricky Tri Darma, Jumat (20/3/2020). Ricky menambahkan:” Karena penduduk setempat waspada dengan sosok tersangka, warga Akhirnya berhenti setelah beberapa meter. “Tersangka menginterogasi penduduk dan tergagap. Salah satu pelaku yang melakukan inisial Amerika bahkan melarikan diri dengan menampar sepeda motor.

” Dari sana, aku mengetahui apakah tersangka dan temannya DPO ingin menangkap Sepeda motor korban. Ricky melanjutkan. ————————————————————————————————————————————————————————————————————

Nya

/

-mdmdppppppppppppppppppdddd / prpDKPKDDKPK. Tertarik oleh uang yang diberikan oleh Amerika Serikat setelah sepeda motor.-Karena tindakannya, RMI sekarang harus dihukum.

Dia diserahkan ke Bappas karena masih kategori kecil. (Firman Rachmanudin)

Artikel ini diposting di surya.co.id dengan judul seorang siswa sekolah menengah mengendarai sepeda motor di Tandes, mengklaim bahwa polisi dihentikan oleh warga