TRIBUNNEWS.COM-Ayah tiri melecehkan putranya yang berusia 12 tahun.

Untuk memperlunak aksinya, tersangka kriminal mengancam korban.

Dalam ancaman itu, tersangka menyebutkan bahwa jika dia membuka korban, dia akan membunuh ibu dan saudara laki-laki korban. Kepala Kepolisian Karimong AKBP Muhammad Adenan (AKBP Muhammad Adenan) memimpin pameran kasus pidana publik pada Kamis (9 Juli 2020) sore, mengatakan: “Tersangka telah beraksi sejak 2014.” Nan berkata: “Tersangka mengancam untuk tidak memberi tahu ibuku bahwa aku akan membunuh ibu dan saudara perempuanku di masa depan.”

Karena ancaman itu, korban ketakutan dan membiarkan tersangka menidurinya.

Istri melaporkan kasus itu ke polisi.

Saya tidak tahu apa yang dipikirkan EW (30 tahun) dari Karimun. Dia memiliki hati anak tiri berusia 12 tahun sebagai suami-istri.

Tindakan ini telah berlangsung lama. Kepala Kepolisian Karimun AKBP Muhammad Adenan menyampaikan ini sehingga ia akan mengarahkan pengungkapan publik kasus ini di Markas Besar Kepolisian Karimun (9 September 2020). -Reading: Pelaku pelecehan terhadap seorang gadis berusia 13 tahun di Provinsi Lampung bukanlah orang yang bertanggung jawab atas UPT, tetapi seorang pendamping- “Tersangka telah menikah dengan istrinya Siri. Sudah lama,” kata Adam Nan.