TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria dari Pringsewu Lampung mengaku sebagai intelijen polisi di media sosial dan menipu seorang siswa sekolah menengah.

Sebut saja Mawar (16). Dia ingin dicari oleh ” kecerdasan ” sehingga dia bisa mengatakan bahwa dia adalah suami-istri karena dia percaya pada godaannya. — Insiden menyamar sebagai siswa sekolah menengah Cabuli dimulai ketika keduanya bertemu di Facebook.

Tanpa diduga, pengantar Facebook asli Mawar (16) adalah korban penyalahgunaan laporan intelijen polisi.

Mawar mengaku membiarkan polisi menghasut dan membujuk PI alias Langit Merah Saputra (26) yang mengaku sebagai departemen intelijen polisi. Kapolsek Pangeran U Kota Basuki Ismanto (Basuki Ismanto) mengatakan: “Karena korban ingin diintimidasi oleh pelaku, karena dibujuk.” Andrei, Selasa, 30 Juni 2020 · Soemantri (Andri Soemantri).

menambahkan bahwa pelaku Basuki, selain mengaku sebagai bagian intelijen kepolisian, juga berjanji akan bertanggung jawab atas pernikahan korban. -IP menipu korban dan berhasil melepaskan keinginannya yang bejat.

IP biasanya dengan korban.

Ketika orang tua korban tertidur, IP mulai merosot di tengah malam.