WAJO TRIBUNNEWS.COM-Bermaksud mengutuk tetangga yang membunyikan keras sepeda motornya, seorang petani bernama Firman Jufri (24) asal Kabupaten Wajo menghadap polisi pada Kamis (16/7/2020). — Kita tahu, Furman Jufri bertemu dengan tetangganya Ardi Lahamma (35) di Desa Benteng, Kabupaten Wajo Kecamatan Pitfeedua, Sulawesi Selatan pada Rabu malam (15/7/2020) malam. Dia bersembunyi di rumah seorang kerabat di Desa Awo di Jalan Keera Kabupaten Wajo.

Baca: Aksi Begal di Depok, Pengendara Sepeda Motor Terluka Bacok-24 Jam Pasca Kejadian, Polsek Pitfeedua berhasil menangkap pelaku. – “Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, setelah kejadian, penulis kabur ke Bekkae di Desa Awo, bersembunyi di rumah keluarganya, lalu menangkapnya,” kata AKP Mohamed Wopa, Kepala Divisi Reserse Kriminal Polres Wajo. .

Sekarang, pelaku sedang menjalani serangkaian pemeriksaan di Mabes Polres Pitu di mpanua dan diancam dengan hukuman penjara lima tahun berdasarkan Pasal 351 KUHP. Korban kini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah oleh Batara Guru (RSUD) di Belopa, Kabupaten Wajo. Saat korban membunyikan motor keras-keras dan dikecam pelaku, tetangganya Takalar. – semua itu menyinggung perasaannya Korban, korban ingin mencabut parang, dan penyerang mencabut parang terlebih dahulu – kejadian yang tidak diinginkan ini tidak dapat dielakkan, penyerang menebas parang satu kali, memukul lengan kiri korban, kemudian melarikan diri.δΊ† (*) – Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul “After Parangi Neighbours”. Seorang petani dari Wajo bersembunyi di rumah seorang kerabatnya, yang kini diancam oleh Bui yang berusia 5 tahun