TRIBUNNEWS.COM-Kasus bayi yang diseret anjing mengungkap titik terang.

Bayi malang itu ditinggalkan ibu kandungnya AN (20).

AN menyesal karena melahirkan anak dengan Seorang bayi yang kekasihnya berselingkuh.

ā€œSaya malu.ā€ Saat ditanya oleh pelapor dari Mabes Polri Tashikmalaya, Kamis (16/7), dia menundukkan kepala sambil berkata. Tersangka, Satres Klim, Badan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengaku ingin sekali menjaga bayi tersebut. Dia meninggal saat dia lahir.

Bacaan: Jasad Bayi Diseret Anjing Hingga Jarak 200 Meter Dari Tasikmalaya, Kedua Tangannya Hilang

Membaca: Fakta Pemerkosaan Sang Cucu. Ia diancam dengan santet selama 4 tahun berturut-turut dan mendapat pelatihan stroke polisi – Dia mengakui bahwa dia belum siap menghadapi kenyataan dan punya anak, tapi identitasnya masih perempuan. – Bayi yang dia lahirkan adalah hasil dari hubungan terlarang dengan pacarnya.

Tersangka kemudian melahirkan di kamar mandi kantor tempatnya bekerja, yang juga merupakan tempat tinggalnya di Arnia pada Senin (13/7) pagi. Kapolsek Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana didampingi Kasatreskrrim AKP Siswo De Cuellar Tarigan mengungkapkan, tersangka mengaku awalnya kebingungan setelah kelahiran dan kehidupan sang bayi. Nasib gudang bawah tanahnya sendiri dan darahnya. “