TRIBUNNEWS.COM-Puluhan pasangan yang belum menikah diserang aparat militer.

Beberapa wanita melarikan diri sampai pertarungan sengit pecah.

Baksos Kota Medan dan aparat gabungan TNI menggerebek sejumlah hotel dan hotel kelas melati yang diyakini kerap digunakan untuk perilaku tidak etis di Kota Medan, Minggu (12 Juli 2020).

Dalam penggerebekan ini, dinas sosial, Satpol PP, Polsek Medan, dan TNI menangkap puluhan pasangan yang belum menikah.

Serangan tersebut menargetkan hotel dan hotel Jasmine, antara lain Jalan Iskandar Muda, Jalan Jamin Ginting, Jalan Setiabudi dan Jalan Karya.

Lokasi sasaran tersebut dikabarkan sering dijadikan tempat prostitusi. -Membaca: 37 Anak Di Bawah Umur Jambi Dilindungi Polisi Saat Pesta Seks di Hotel Rayakan Ulang Tahunnya-Bacaan: Anggap Corona Cuma Scam, 30 Tahun Pria Amerika yang nekat ikut pesta Covid dan akhirnya kehilangan nyawa-kunjungi www.tribun-medan.com di tempat, dan kamu akan tahu bahwa ketika polisi datang, banyak wanita yang biasanya berdiri di pinggir jalan langsung berusaha kabur. Namun, polisi tak tinggal diam, namun langsung memburu para perempuan yang mengungsi. Ada tarik menarik.

Sampai pejabat memastikan acara ini, banyak pengunjung lain di hotel dan wisma tampaknya tidak dapat melakukannya. Operasi berlangsung di hotel dan hostel di Kota Medan. Kami berharap dapat membuat masyarakat sadar akan pandemi ini. Bagaimana menjaga kesehatan dan menjaga ketertiban, “kata penanggung jawab, Minggu (12/7/2020). Anggota Badan Rehabilitasi Fahrul Rozi Pane Dinas Sosial.

” Kita punya dulu datanya, baru dua kali tangkap datanya, baru kemudian Ditangkap dua kali, mereka akan kami pulihkan di Berastagi, Panti Asuhan di Sumatera Utara, “lanjut Fahrul Rozi Pane.

(CR23 / tri bun-medan.com)

artikel ini sudah terbit Di tribun-medan.com, judulnya “Puluhan pasangan jahat yang diserang di Medan diburu”