Dubai, TRIBUNNEWS.COM-Kakek seorang gadis berusia 14 tahun yang diduga mengalami pelecehan atau pelecehan seksual – nama tersangka adalah Paniman (72 tahun), dan sang kakek berasal dari Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Laki-laki tua cabul, perempuan berumur empat puluh tahun itu sedang memancing, mengancam akan menggunakan pisau, dan bergerak di semak-semak – ternyata korban adalah anak dari tetangga tersangka. -Setelah dugaan penyerangan terhadap korban, Paniman memberi korban Rp 20.000. –Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan mengatakan, saat korban berada di rumah sendirian, dia melakukan tindakan. Telepon ada di rumah. Penyerang masuk dan memegang jenazah korban dan menanyakan apakah korban sedang berkencan, ”kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa, 21 Juli 2020.-Budi mengatakan, rumah kosong milik korban memungkinkan penulis untuk dibebaskan. Melakukan tindakan tidak senonoh gratis Dia berkata: “Setelah memeriksa korban, penyerang membayar uang saku sebesar 20.000 rupee dan kemudian pergi dari korban. “-Paniman menemukan orang tua korban. Mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Setelah mendapat laporan, polisi menangkap Paniman di rumahnya.

Baca: at Lampung Timur tak punya tersangka baru dalam kasus cabul yang melibatkan relawan P2TP2A-kini, kakek berusia 72 tahun itu menjalani pemeriksaan intensif di Mabes Polres Bojonegoro.

Akibat perilakunya, menurut pasal 2016 Pasal 76 ayat 82 ayat 1 UU No. 17 menuduh pencipta dilindungi, hukuman minimal 5 tahun dan hukuman maksimal 15 tahun.

Artikel itu dimuat di Kompas.com dengan judul: Tetangga Menonton TV Anak cabul, kakek berumur 72 tahun ditangkap