Reporter TribunJatim.com Yusron Naufal Putra

Tribunnews.com, Kota Surabaya-Wakil Walikota Surabaya Sakti Buana saat ini berada dalam isolasi independen.

Ini karena Whisnu termasuk dalam pengawasan kerumunan berikut (ODP).

Pria bernama WS ini mengetahuinya setelah mengunjungi warga Kecamatan Kedung Turi di desa Kedungdoro di Surabaya beberapa waktu lalu. Setelah menerima berita, WS mengunjungi 15 warga di wilayah Kedung Turi. -Karena dia mengetahui bahwa mereka kembali dari hotel karantina di Surabaya Sabtu lalu.

Baca: 6 pekerja Indonesia yang meninggal di Indonesia karena terpapar Covid-19-WS, seorang politisi terkenal, bertujuan untuk memberdayakan dan mendorong penduduk .— Dia segera mengunjungi beberapa warga setelah karantina , Dan saya ingin mendengar tentang pengalaman selama periode isolasi Minggu sore lalu.

Namun, berita terbaru menyebutkan 15 warga yang awalnya dinyatakan negatif. Setelah kunjungan WS, Puskesmas Kedungdoro mengoreksi Yatta.

Lima warga dinyatakan positif lagi. Whisnu berkata: “Saya menunjukkan kepada walikota (Tri Rismaharini) mengapa Departemen Kesehatan dapat menipu dan memecat warga yang masih HIV-positif.”

Whisnu saat ini berada dalam isolasi independen.

Selama masa karantina independen, ia juga meminta izin dari Tri Rismaharini, Walikota Surabaya.

“Tuhan berkehendak, tidak ada apa-apa,” kata WS, yang juga seorang politisi di PDIP, “Tuhan berkehendak, tidak ada apa-apa”,