TRIBUNNEWS.COM-Ayah memulai dengan DN di Kabupaten Sams, Kalimantan Barat, sehingga ingin memukuli anaknya sendiri.

Sejak 2010, DN telah melakukan perilaku cabul ini sebanyak empat kali saat putranya berusia 9 tahun. Setelah istrinya menangkapnya di kamar tidur putrinya, DN akhirnya ditemukan.

Ibu korban menolak menerima perbuatan suaminya dan langsung melaporkan DN ke polisi.

Garis waktu penganiayaan ayah terhadap anak biologis ditampilkan

dikutip oleh Tribunnews. Kapolsek Teluk Keramat Ipda Eko Zaenudin dari Kompas.com dalam situsnya menyatakan, kelakuan pelaku tersebut terungkap setelah istrinya menangkapnya pada pukul 06.00 WIB, Rabu (17/6/2020). Lapor ke polisi, “kata Eco. – Eco mengungkapkan, kejadian berawal saat pelaku meminta korban untuk mencari dan mengambil buku bacaan dari kamar tidurnya. –Karena tidak ragu, korban menuruti tanggapannya. Permintaan Penulis .

Baca: Ayah Sambi melecehkan anaknya selama sepuluh tahun ditangkap oleh istrinya dan mengancam putrinya dengan hal ini

tetapi pelaku kemudian menyusul Korban menguncinya di luar kamar.