TRIBUNNEWS.COM-Sejak 2012, ayah dapat berhubungan seks dengan putra kandung mereka.

Aksi terakhir, pelaku membawa korban ke hotel untuk berhubungan seks.

Kemudian korban berhasil melarikan diri ketika ayahnya tertidur .

Sekarang, kepolisian PPA Satreskrim di Tabanan bertanggung jawab untuk menangani perilaku seksual anak di bawah umur.

Saat ini, penulis SP (36), ayah biologis JM (15), masih dalam penyelidikan. Oleh polisi pada malam hari Kamis, 30 Juli 2020 atau dua hari setelah melaporkan korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan korban, ia mengaku sudah dirawat sejak 2012.

Pada waktu itu, ayahnya memaksa korban untuk menjalani hukumannya di rumah kos di Kecamatan Tabanan, Bali. .

Pelaku sering memaksa korban untuk melakukan beberapa tindakan seksual, terutama ketika pensiun tenang dan korban takut untuk melawan atau melaporkan kejadian tersebut karena takut akan dirugikan oleh penulis.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 18.00, Senin (27/7/2020), korban mengundang korban ke hotel dan diundang ke kamar hotel.