Bandung TRIBUNNEWS.COM-Upaya penyelundupan narkoba di Penjara Banceuy Bandung IIA (Bandung) di Bandung, Jawa Barat diblokir pada Senin (20/4/2020) pagi. – Pelanggaran percobaan dilakukan oleh pelaku dengan membuang paket obat di luar penjara.

Abdul Aris, Direktur Departemen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, mengungkapkan apakah insiden perdagangan narkoba terjadi sekitar jam 7:00 pagi pada hari WIB. -Pada Senin (20/4/2020) Abdul Aris mengatakan kepada Banceuy Lapas di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jawa Barat: “Para penjaga Perumahan A terletak di lantai dasar Eau de l’Est di sebelah Blok A. Benda-benda mencurigakan ditemukan. “

Membaca: Ketika PSBB, 11.240 orang tidak mengenakan topeng, Mabes Polri membuka sebagian besar data pelanggaran-saat itu, polisi melaporkan penemuan benda-benda mencurigakan. -Setelah pembukaan, ditemukan bahwa plastik hitam dengan pita kuning berisi barang-barang terlarang.

Termasuk 37 artikel Riklona, ​​19 artikel Alprazolam, 10 artikel Lorazepam, 2 bungkus kertas rokok Masrbrand, paket dugaan ganja seberat 3,20 gram dan jenis obat yang tidak diketahui.

Membaca: Chaos memberi PSBB Bansos: Dana bantuan untuk sunat tidak mencapai tujuan sampai penduduk mengembalikannya.

Sangat diduga bahwa barang itu dilempar dari luar penjara melalui dinding benteng ke tempat yang lebih dari dua meter jauhnya.

Dia menyerahkan kasus itu ke polisi, yang akan membantu penyelidikan.

“Tambahkan pagar ke tempat tinggi, dan kemudian perkuat pengawasan ketat dari area di dalam dinding penjara,” kata Aris. Banceuy gagal lagi, sekali lagi melempar keluar dari lapis lazuli di luar