Reporter Tribune Jawa Barat Lutfi Ahmad Mauludin melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Bandung-ISIS, yang mengaku sebagai agen intelijen, hanya ditangkap oleh polisi dan diperintahkan untuk tunduk kepada Ibun Mapolsek, Kabupaten Bandung (17/3/2020) Menurut Kepala Kepolisian Bandung, Komisaris Polisi Hendra Kurniawan melalui Kepala Polisi Ibun Iptu Carsono (Kepala Kepolisian Ibun Iptu Carsono), insiden intelijen palsu ini dimulai dengan penipuan IS. Laporan korban Figi Rohmawan.

Insiden itu terjadi pada 23 Desember 2019, di Kamojang Jembatan Kuning. , Distrik Ibn.

“Penjahat yang mengaku sebagai Dinas Intelijen Bandung (polisi) mengunjungi korban. Selama pendahuluan, penjahat mengundang korban untuk membeli barang-barang di Wallonia, Wallonia. Cassonno mengatakan di Kantor Polisi Ibnu Lagu Chord Pretty Boy-M2M Duo: Pretty Boy Aku mencintaimu

Carsono menjelaskan bahwa arah, korban ditinggalkan di warung, ia menggunakan alasan untuk meminjam sepeda motor untuk menemukan saudaranya di Garut. Dia berkata: “Kemudian mesin dibawa pergi dan tidak dikembalikan ke korban, dan setelah sepeda motor ditemukan berada di penyerang, itu tidak dikembalikan kepada korban.

Cassono mengatakan bahwa sesuai perkembangannya, ia memiliki bukti beberapa unit kendaraan yang dimilikinya dari daerah Bekasi ke Cianjur dan tempat-tempat lain. Ada beberapa (kendaraan) di Kota Bandung. Dia berkata: “Dia Mengklaim bahwa dia telah melakukan operasi intelijen sejak 2018. “Cassono mengatakan pelaku operasi menjual mobil di daerah Garut.