DENPASAR’s TRIBUNNEWS.COM-Departemen Perpajakan Amerika Serikat (DJP) memperpanjang jangka waktu pencegahan penyebaran Covid-19 dari 16 Maret 2020 menjadi 21 April 2020, dan dari 16 Maret 2020 hingga Mei 2020. Pada tanggal 29. Jangka waktu perpanjangan akan dievaluasi berdasarkan perubahan keadaan dan keadaan di masa depan.

Dalam hal ini, Administrasi Perpajakan Negara memastikan bahwa tugas-tugas Administrasi Perpajakan Negara terus dijalankan, dan bahwa fungsi serta layanannya efektif dan efisien melalui layanan tatap muka.

“Layanan tatap muka layanan tatap muka di TPT (Kantor Layanan Terpadu), LDK (Layanan Keluar), PTSP (satu atap) untuk layanan komprehensif), di konter pengembalian PPN bandara, dan di akhir periode pencegahan (yaitu 2020 29 Mei lalu) tatap muka di tempat lain, ‚ÄĚkata Kepala Kanwil Urusan Umum. Dalam keterangannya kepada Tribunnews, Goro Ekanto, Biro Perpajakan Bali, mengatakan Minggu (19/2/2020). -Pernyataan ini juga merupakan klarifikasi dari Biro Pajak Daerah Bali Pernyataan sebelumnya menyebutkan bahwa mulai Senin (20/4/2020), seluruh manajer, pengawas, dan pengawas akan kembali ke tempat pegawai menjalankan tugasnya.

Goro Ecanto mengatakan bahwa pelayanan pajak tidak memiliki kontak mata. Dijelaskannya, pembayaran uang muka Kanwil DJP Bali diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Kantor Wilayah Administrasi Pajak Bali (DJP) Gedung Keuangan Nasional II memberikan arahan berupa instruksi resmi ND-333 / WPJ.17 / 2020. Atau Kepala Bagian Umum, dan Kepala Kantor di seluruh Kanwil DJP Bali.