North Carolina TRIBUNNEWS.COM-Seorang anggota Divisi Kriminal Kepolisian Distrik Kalidawir ditangkap di Pantai Sine, Desa Kalibatur, seorang nelayan Sunar (49 tahun). Dia ditangkap dan dijual 9 lumba-lumba-polisi juga ditangkap FDS alias Fredi, seorang nelayan yang membeli lumba-lumba dari Sunar.

Polisi mengatakan kepada Sunar bahwa dia secara tidak sengaja menangkap belalai belalai. — Setelah menarik jaring sepanjang malam, “kata Sunar. Sembilan lumba-lumba terlibat dan mati-menurut Sunar, jika ikan ditemukan hidup, mereka akan dilepaskan secara permanen

Membaca: Artis yang berurusan dengan pecahnya korona, “Maia Estianty” terbaru dan yang lainnya menyumbangkan ODA ke banyak rumah sakit

Membaca: Ganjar mengumpulkan para pemimpin agama yang berbeda di Jawa Diskusikan pencegahan membaca mahkota: ada virus, ini yang dikatakan Dr. Curhatan Handoko Gunawan di Ganjar: situasi sangat buruk – karena dia sudah mati, mamalia laut telah diangkut ke pantai dan dijual. – — “Jika itu bisa dijual, itu bisa membayar biaya bahan bakar. Bahkan jika seseorang ingin membelinya, “jelasnya.

Jika tidak ada yang mau membeli daging dari mamalia laut ini, Sunar berencana untuk menguburnya.

Tapi jelas Freddie ingin membeli daging per kilogram Beli bangkai hewan yang dilindungi ini dengan harga 5.000 rupiah.