SAMPANG, TRIBUNNEWS.COM-Nenek Madura Sampang yang berusia 60 tahun dilantik setelah dituduh sebagai penyihir.

Penuduh juga memiliki hubungan keluarga dengannya.

Akhirnya, untuk menghilangkan tuduhan, nenek disumpah.

Nenek melakukan upacara sumpah Pocong setelah pertemuan keluarga atau pesta.

Nenek Suranten sendiri tidak berpartisipasi dalam Sumpah Pocong. berpartisipasi.

Membaca: Upacara dukun Amerika menyatakan kepuasan dengan laporan kaya polisi dan mengadopsi model mandi bunga.

Membaca: dukun cabul Debord sedang beraksi. Kliennya meminta untuk membuka pakaiannya setelah mandi dan kemudian “kulit”.

Baca: Samalinda Shaman berjanji akan membayar maksimum 200 crore rupee dalam 5 malam

Upacara sumpah Pocong ini diadakan di Masjid Madegan di Desa Polagan, Kabupaten / Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (5/6). 06/24/2020). -Wednesday (24/6/2020) Suasana pada upacara sumpah jalan Madegan Kel urahan Polog / pogentg di Kabupaten Masjid Sampang, Madura.

Proses sumpah Pocong Hikmah dan Suranten dihadiri langsung oleh para pemimpin agama dan masyarakat setempat.

Penduduk yang mengambil sumpah Pocong berasal dari Desa Tebanah di Kabupaten Banyuates, Sampang, Negara Bagian Madura.