TRIBUNNEWS.COM-Tim tanggap cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi segera menuju lokasi longsor di Kabupaten Melawi Sayan, Kalimantan Barat – Selain itu, tim juga meninjau beberapa titik banjir kemarin (7 September 2020). Hari).

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, Sungai Pino mengalami banjir di 4 wilayah sejak Kamis hingga Jumat. – Wilayah Sayan, Sokan, Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Selatan. – “Dampak lalu lintas darat terputus sama sekali. Jalan di Provinsi Nanga Pinoh-Sokan. Ada 20 kawasan banjir,” petugas BPBD Bupati Melawi Gusti Syafarudin (Gusti Syafarudin), Jumat malam (2020) 10 Juli) kepada Tribun Pontianak.

Banjir juga menyebabkan banjir pada 2.000 rumah.

— 50 keluarga dievakuasi.

Gusti mengumumkan bahwa “angkutan penumpang dan kebutuhan pokok telah sepenuhnya terputus.” Sayan, Danramil Sayan dan anggotanya akan memeriksa situs Banjir di kota Sayan.

Aparat jalan, TNI, Porri, dan aparat Desa Tanah Pinoh dan Sokan terus memantau dataran banjir di sepanjang Sungai Pinoh.