TRIBUNNEWS.COM-Aturan ganjil bahkan genap diberlakukan lagi pada kendaraan di ibu kota.

Denda akan dikenakan pada sepeda motor yang melanggar aturan ini. Hari ini, Kamis (6 Agustus 2020).

Sebelumnya, pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan jumlah polisi paritas dicabut sementara pada Maret lalu. Hal ini menyebabkan peraturan pembatasan sosial (PSBB) skala besar.

Mulai hari ini, pengemudi yang menggunakan mobil yang tidak memenuhi peraturan tersebut di jalan yang ditentukan akan didenda.

Dirbantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan bahwa pengemudi yang melanggar aturan ini dapat dikenakan denda Rp. 500000.

“Klausul Pelanggar, Pasal 287 Tentang Pelanggaran Rambu, Ayat 1, Kode Tol 22 Tahun 2009.

Denda paling banyak 500.000 rupiah dan kurungan dua bulan,” Kombes Sambodo Kata Purn omo Yogo, Rabu pekan lalu.

Setelah kegiatan sosial dalam tiga hari terakhir, sistem paritas akan diberlakukan kembali.

Baca: Mulai 3 Agustus 2020 likuidasi genap akan dilaksanakan kembali di Jakarta, ini aturannya

halaman berikutnya

–>