TRIBUNNEWS.COM-Seorang eksekutif menara telekomunikasi bernama Sianipar mencurigai bahwa sebuah sepeda motor tak berawak diparkir di area puncak Dolok untuk waktu yang lama. Silakan pergi ke Tampahan, Toba, Toba, Sabtu (1/8/2020).

Nomor polisi asli sepeda motor ini adalah BB 6850 ED, yang terdiri dari seorang perwira dan asli Dimiliki oleh JN, yang terakhir terjerat dalam tali di pohon.

Awalnya, Sianipar tidak curiga, tetapi satu jam kemudian, dia ingin pulang dan terkejut menemukan bahwa sepeda motor itu masih ada.

Sianipar mulai ragu dan ingin tahu siapa yang ada di belakang pemilik. sepeda motor. Ketika dia pergi, dia memanggil ke mana-mana untuk menghentikan sepeda motor.

Membaca: Wanita itu meminta untuk membangunkan anaknya. Sang ayah berteriak dan menyaksikan putrinya bunuh diri di kamar.

Baca: Populer: Pria berusia 12 tahun ini menjadi anggota TNI TNI anggota DPRD terpaksa membuka kasing pakaian

Keingintahuan Sinipar puas, ia tiba-tiba melihat sosok JN melilit lehernya dengan seutas tali. Berjarak sekitar 10 meter dari sepeda motor. Karena takut, dia pergi ke desa dan melaporkan kepadanya apa yang telah dia lihat di atas Dolok. Bantu kepala desa setempat dan laporkan ke Kantor Polisi Bali.

Segera, penduduk setempat mengerumuni.

“Korban tergantung dari pohon pinus dengan tali nilon melilit lehernya. Saya curiga saya tidak tahu apakah dia bunuh diri, tetapi saya melihat kaki korban menyentuh tanah dan jari-jarinya berlumuran darah. Pohon itu sendiri berada di lereng dan cabang, dan tali nilon diikat hanya dua meter di atas tanah. Korban ditemukan bersandar pada batang pohon pinus. “A mengaku telah menyaksikan evakuasi polisi di Bank Dunia (WIB) pada pukul 5:00 sore. Penghuni. -Selain itu, polisi telah mengevakuasi jenazah JN ke rumah sakit distrik di Porsea. Dipercaya bahwa korban sudah mati lebih dari satu hari karena bau badan tercium di sekitar tubuh.

Membaca: Bocah berusia 12 tahun ini menjadi TNI TNI, dan dipecat dari TNI asli selama Papasan. Orang-orang yang ragu-ragu di desa Pasar Laguboti dilihat oleh sekelompok penduduk setempat yang sedang menunggu mayat korban di rumah sakit. Banyak warga terkejut dan tidak percaya kematian korban dalam situasi ini.

Berita menyebar bahwa JN meninggalkan rumah selama tiga hari dan tidak kembali sampai dia menemukan mayatnya.

Ditemukan bahwa JN pensiun pada Juni tahun lalu dan posisi terakhirnya adalah kepala UPTD Diknas di Porsea.

Hingga saat ini, Poliso masih mengeksplorasi penyebab kematian korban. Korban meninggalkan istrinya, Ny. Hutapea, kepada ketiga anaknya. (Jun / tri bun-medan.com)

Artikel ini dipublikasikan di tribun-medan.com dengan judul “Tiga hari hilang, pegawai negeri Percy menemukan garis bengkok pada pinus dolock”.