TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria berinisial MS ditikam kakaknya Sudirman (35).

Tiga bersaudara HD (35), AY (18) dan AG (17 tahun) tidak mendapat perawatan dan menanggapi Sudirman. (-21 Juli 2020) Bertempat di Desa Talang Lubuk, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. – Insiden bermula saat ayah penulis MS berpartisipasi dalam perselisihan dengan korban.

Baca: Popularitas: Pengantin yang Dibunuh | Hubungan Orangtua-Anak | Sidik Jari Kasus Yodi Prabowo

Bacaan: Kakek Anak Tetangga Berusia 72 Tahun Mengaku Sedang Nonton TV Tak tertahankan, ini karena istrinya sakit-ini pemicunya, karena saluran air yang dibuat oleh MS di kebun korban tahun lalu, Kelapa Sudirman meninggal karena banjir, tetapi tidak berbuah. Kepala polisi Muara Telang Iptu Gunawan mengatakan Selasa.

Setelah mengetahui ayahnya ditikam oleh korban, HD, AY dan AG langsung marah.

N ‘tidak menerima perilaku tersebut, jadi ambil tindakan. Senjata tajam, mencari korban.

Karena sudah dipindahkan, setelah bertemu dengan Soedirman, mereka tidak banyak bicara, tetapi langsung menganiaya hingga korban meninggal dunia.

Bacaan: Seorang anggota geng sepeda berusia 16 tahun dibunuh oleh Anto Dower, dan penulis berkaki emosional itu tertusuk anak panah — nyatanya, karena pelaku menggunakan senjata tajam, Lengan kiri korban terputus. Korban meninggal saat hendak dikirim ke Puskesmas setempat, “ujarnya.

Setelah menerima laporan tersebut, Gunawan langsung mengirimkan tim untuk mengusahakan apa yang disebut” KUHP “terkait Pasal 338 KUHP” Pelaku dibunuh dan diancam dengan hukuman penjara 15 tahun dan hukuman penjara seumur hidup. (Kompas.com/Aji YK Putra) -Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan tajuk “Jangan Terima Ayahnya Ditusuk”, 3 bersaudara itu pindah dan menyiksa korban sampai mati “