Reporter Reporter Sripoku.com/Tribunsumsel.com

TRIBUNNEWS.COM, setidaknya 200 penumpang di jalur kereta api Latvia-Sindang Marga Kertapati-Linggau ditahan di stasiun Lahat selama 3 jam karena selip yang tiba-tiba Antara KM 436. Stasiun dan stasiun Bunga Mas Lahat berada pada Selasa (2/11/2020) .

Editor Weny Ramdiastuti dari Sripoku.com kebetulan adalah penumpang kereta, dan dia mengakui bahwa dia terkejut mengapa kereta berhenti di stasiun. Stasiun ini telah ada sejak lama sejak pukul 1:00 pagi dari Bank Dunia. Meskipun hampir semua penumpang (terutama yang di sedan Executive 1) dengan cepat tertidur.

Sekitar 2 jam kemudian, sebuah pesan mengumumkan alasan mengapa kereta berhenti di stasiun Lahat.

Sripoku.com/Tribunsumsel.com dan kemudian mewawancarai webmaster Lahat Amancik untuk mencari tahu alasannya.

Baca: 8 kabupaten / kota yang terkena dampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat

Baca: Pusat penahanan Cipinang dibubarkan oleh orang-orang misterius: 2 mantan pemecatan, polisi tidak berada di Sripoku.com dan Tribunsu msel.com Menemukan peluru, Amancik menjelaskan pada 12:01 bahwa dia menerima laporan. Insinyur kereta api Juliar (Juliar) menggambarkan sebuah kereta api yang mengubah jalurnya sejauh 436 kilometer.

“Tepat setelah terowongan. Rel ditutup dengan tanah akibat pergerakan rel. Petugas segera memindahkan medan yang menutupi rel, transportasi berat”, kata Amansik.

Menurutnya, hal semacam ini telah terjadi dua kali sejak banjir di Lahat beberapa hari yang lalu.