TRIBUNNEWS.COM-Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (Nasrudin Azis) berharap Pemkot Cirebon bisa mengisi reuni keluarga Keraton Kasephan.

Khususnya Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat dan Rahardjo Djali yang mengaku sebagai keturunan Sudan Sepuh XI, Tadjoel Arifin Djamaluddin Aluda Mohammad Samsudin Radjanataningrat.

Menurut Azis, tujuan pertemuan itu untuk membahas Istana Kasepuhan di Kecamatan Lemahwudul, Cirebon. Nasruddin Azis mengatakan: “Saya kira ini hal yang positif, dan kami berharap pertemuan itu bisa secepatnya terealisasi.” Namun, Azis membenarkan bahwa meski pertemuan bisa dilaksanakan, Pemkot Cirebon hanya bisa Jembatan antara kedua pihak.

Pihaknya menegaskan, Pemkot Cirebon tidak akan berpartisipasi. Jangan baca: Pajak bea dan cukai kembali menggagalkan peredaran rokok ilegal di Bangladesh dan Cirebon. Musyawarah adalah urusan internal keluarga, selama ini urusan internal keluarga, tentu Pemerintah Kota Cirebon tidak akan ikut campur. Kata Nasrudin Azis.

Jika ini terjadi maka akan berdampak buruk bagi negara, khususnya Kota Cirebon.