TRIBUNNWS.COM, Bandung-Terbukanya perdagangan daging babi akibat daging sapi menimbulkan keresahan di kalangan warga Kabupaten Bandung.

Daging babi dijual oleh pelaku pasar di Baleendah, Banjaran dan Majalaya.

Empat pelaku ditangkap. Beberapa di antaranya adalah dua kolektor, P (46), T (55) dan dua pengecer, Amerika Serikat (39) dan AR (38). ——Menurut Kapolres Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, penangkapan itu terjadi pada Sabtu (5/9/2020), sekitar pukul 16.00 WIB bertempat di Desa Lembang, Desa Kiangroke RT / 03/13, Kecamatan Bangala, Kabupaten Bandung. .

Berikut fakta-fakta perkara menurut pemberitaan TribunJabar.id:

1. Kronologis penangkapan-Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, Pihaknya awalnya mendapat informasi dari masyarakat, mengatakan bahwa ada perdagangan daging babi dari sekitar Desa Kiangroke.

Setelah itu, agen Polesta Bandung melakukan pemeriksaan di TKP.

Hasilnya benar. P dan T adalah pengumpul daging babi.

“Tapi dijual untuk umum atau masyarakat seperti daging sapi,” kata Hendra. — Bacaan: Tentang Relaksasi Masjid Ini Kalimat Humas Masjid Istiqlal

Bacaan: Dua taman hiburan terbesar di Eropa akan dibuka akhir Mei, dan jumlah tamu akan dibatasi