Penang TRIBUNNEWS.COM-Seorang guru SD di Muara Telang Banyuasin, Sumatera Selatan, yang berinisial EY (51), dibunuh oleh mantan muridnya Ardiansyah alias Anca (18). Untuk tersangka.

“Almarhum menelepon keluarganya sebelum kejadian dan telah beberapa kali kehilangan nyawa. Almarhum tahu jika pelakunya adalah tersangka. Kata anggota keluarga EY Sela dan Ando. Selasa (13 Juli 2020) ).

Pihak keluarga juga melihat tersangka sengaja mencari sasaran, yaitu korban EY.

Selain itu, korban tinggal sendiri, tidak jauh dari tersangka, dan diyakini tersangka ada di sana. Tampaknya tidak ada penyalahgunaan dalam proses menemukan korban.aca: Semua orang di toko telah melihat 2 anak muda mengobrol di dekat lokasi pembunuhan pemimpin redaksi Metro TV- “Almarhum memberi tahu saya bahwa tersangka telah memasuki rumah tiga kali. Oleh karena itu, kami sangat tidak setuju apakah tersangka sakit jiwa. Sebab, Anda bisa mengurangi kalimat nanti. Kami sekeluarga menuntut agar tersangka ini dihukum mati, ”ujarnya.“ AKP Ginanjar Alia Sukmana, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuasin, mengatakan setelah dikonfirmasi, pihaknya sudah membangun kembali Banyuasin. Mabes Polri yang langsung dimainkan oleh tersangka Ardiansyah alias Anca ini memiliki 32 adegan berdasarkan pengendapan saksi dan tersangka, adegan-adegan tersebut direkonstruksi untuk memperjelas kasus.